Tahun lalu, ada satu momen di mana kami sekeluarga kelimpungan gara-gara menggilanya varian Delta. Adik sekeluarga positif, dan bergejala lumayan parah. Sementara, ia tinggal di kota yang berbeda dengan kami. Dari jarak jauh, kami mencoba mencari obat dan vitamin yang dibutuhkan. Namun sayang, akses terbatas. Butuh resep dokter untuk memperoleh obat Covid. Sementara, stok vitamin di marketplace banyak kosong atau mengalami lonjakan harga. Kendala lain adalah, pengiriman tidak bisa instan. Butuh waktu beberapa hari bagi ekspedisi untuk mengirim ke alamat Adik. Apa lagi saat itu pemerintah memberlakukan PPKM.

Di waktu bersamaan, kabar tentang lonjakan jumlah orang yang terinfeksi Covid bagaikan teror. Terbatasnya ruang rumah sakit, kosongnya stok oksigen dan obat-obatan, menyebabkan kematian demi kematian. Pemerintah kalang kabut, rumah sakit kewalahan, masyarakat kebingungan. Berita duka bersliweran di beranda medsos. Keluarga, teman, tetangga, satu per satu dipanggil. Jujur, secara mental masa itu sungguh melelahkan.

KIS, Solusi Bagi Isolasi Mandiri

Setelah sejenak menghela napas karena surutnya varian Delta, Omicron muncul. Kasus harian Omicron terus melonjak.

Tercatat pada tanggal 9 Februari, kasus harian Omicron mencapai 46.843 kasus!

Angka tersebut nyaris mencapai puncak kasus harian varian Delta tahun lalu. Anak-anak yang baru saja bergembira ria karena sudah masuk sekolah, kembali harus mengikuti pembelajaran jarak jauh sejak seminggu lalu. Beberapa kantor juga kembali menerapkan WFH karena ada pegawainya yang terinfeksi. Hufft!

Peristiwa tsunami varian Delta tahun lalu rupanya membuat K24 melakukan upaya antisipasi. Pada Press Conference Launching KIS (K24 Isoman Store) pada tanggal 10 Februari 2022, dr. Gideon Hartono, Owner dan Direktur Utama Apotek K24 mengatakan, untuk menghadapi gelombang ketiga Covid 19, Apotek K24 sudah menyiapkan KIS.

“Masyarakat cukup tenang menghadapi ancaman tsunami gelombang ketiga ini. Tingkat keparahan Omicron juga lebih rendah dari varian Delta. Menurut Depkes, kemungkinan hospitalisasi pasian covid hanya 1/4-1/5 kali dari kasus varian Delta. Jadi bagi yang terkena gejala Omicron bisa melakukan isolasi mandiri. Untuk itulah K24 Isoman Store bisa menjadi solusi kebutuhan bagi yang sedang menjalani isoman. KIS menyediakan obat-obatan dan vitamin bagi penderita Covid yang sedang menjalankan isolasi mandiri. KIS didukung oleh oleh dokter siaga. Anda bisa konsultasi dan mendapatkan resep dari dokter yang berjaga.”

Lebih hebatnya, KIS ini tersebar di seluruh nusantara, lho. KIS juga membuka layanan24 jam. Jika tengah malam atau pagi buta kita butuh obat dan vitamin, tidak perlu panik atau repot keluar rumah. Pesan online saja melalui KIS.

CEO K24 Klik, Ebed Kharistian, yang juga menjadi narasumber pada press conferrence kemarin, menyatakan bahwa K24 Klik adalah perantara antara konsumen dan apotek.

Pengalaman Melakukan Pemesanan Melalui KIS

Jaringan Apotek K24 yang tersebar di seluruh nusantara saat ini berjumlah 600 lebih. K24 Klik menyediakan obat, vitamin, atau alat kesehatan yang ada di apotek K24. Sementara K24 Isoman Store khusus menyediakan obat-obatan dan vitamin untuk penderita Covid. Nah, untuk pemesanan KIS, klik link ini ya: http://tinyurl.com/k24isomanstore.

Bisa juga dengan masuk ke beranda K24 Klik, lalu masuk via banner yang ada di laman awal.

Saat ini ada 13 apotek K24 yang terintegrasi dengan KIS dan tersebar di seluruh Indonesia. Saat kita membuka laman awal KIS, akan ada pilihan apotek terdekat yang sesuai dengan lokasi kita untuk memproses pesanan. Karena GPS perangkat sudah mendeteksi lokasi saya, ketika saya buka KIS, otomatis lokasi sudah terisi. Domisili saya di Yogyakarta. KIS langsung menunjuk Apotek K24 Gejayan.

Wah, ternyata stok sebagian obat-obatan Covid yang ready sudah terpampang di halaman pertama, lengkap dengan informasi jumlahnya. Sebut saja Oseltamivir Indofarma 75MG, Favipiravir KF 200MG FC Tablet, AVIGAN 200 MG, sampai Molnupiravir, obat terbaru Covid yang saat ini dipakai untuk pasien Omicron.

“Stok obat Covid di 13 superstore K24 sudah ditambah untuk kebutuhan antisipasi jika 600 store ramai saat kasus omicron meledak,” terang Ebed Kharistian.

Beberapa obat-obatan bagi penderita Covid tentu saja membutuhkan resep dokter. Kita bisa mengunggah resep serta hasil tes antigen atau PCR di form yang disediakan. Namun jika kita tidak mempunyai resep, KIS menyediakan dokter jaga untuk konsultasi terlebih dahulu dan memberikan resep. Kita akan diminta mengisi form konsultasi agar dokter mengetahui keluhan kita.

Bagaimana jika bukan pasien Covid? Apakah bisa memesan obat atau vitamin melalui KIS?

Menurut Ebed Kharistian, KIS menyediakan vitamin, juga obat demam dan batuk pilek yang bisa dipesan oleh non pasien Covid. Sekarang, angka penjualan vitamin di K24 paling menonjol.

Nah, karena penasaran, saya mencoba untuk memesan melalu KIS. Karena saya tidak membeli obat dan tidak memerlukan konsul dokter, saya bisa skip form konsultasi di halaman awal.

Saya dibawa ke halaman selanjutnya. Di sana tertera daftar vitamin dan obat yang tersedia. Ternyata, ada juga masker dan termometer. Yup, karena memang KIS menyediakan kebutuhan yang relevan dengan isolasi mandiri. Alhamdulillah keluarga saya saat ini dalam keadaan sehat. So, saya membeli vitamin dan masker karena persediaan di rumah sudah menipis.

Setelah pesanan saya terjumlah, saya lanjut ke langkah berikutnya. Kita akan diminta login. Bisa dengan alamat surel, atau akun google. Setelah berhasil login, terekap deh pesanan saya. Kemudian ada pilihan metoda pengiriman. Bisa one hour delivery, sameday service, atau menggunakan ekspedisi pengiriman. Tentu saja ongkos kirimnya berbeda-beda. Jarak rumah saya ke apotek Gejayan sekitar 6,5 km. Ongkos kirim paket jelas lebih murah, namun baru akan tiba dalam 3-7 hari.

Walau barang yang saya beli tidak urgent, saya ingin membuktikan, seberapa cepat KIS efektif untuk keadaan darurat. Jadi, saya pilih one hour delivery.

Kemudian saya memilih opsi pembayaran yang bisa digunakan, seperti transfer bank, virtual account, dan e-wallet. Saya membayar dengan cara transfer melalui virtual account K24.

Selesai membayar, tidak sampai satu menit, muncul notifikasi posisi driver Grab di ponsel saya. Driver sudah berada di Apotek K24 Gejayan. Driver tidak menunggu lama di apotek. Rupanya barang sudah langsung disiapkan saat pesanan masuk. Driver bergerak, tinggal saya pantau via map.

Sekitar 30 menit kemudian, pesanan saya datang. Mungkin, jika penyedia layanan KIS posisinya di K24 dekat rumah saya sih, nggak sampai 10 menit juga sampai. Yang pasti, rasa penasaran saya terjawab. KiS benar-benar teruji untuk situasi darurat.

Proses mudah dan cepat. KIS, benar-benar memperpendek lika-liku akses obat.

dr. Gideon Hartono menegaskan, KIS akan terus beroperasi jika pandemi sudah selesai. Wow, sebuah komitmen yang luar biasa dari Apotek K24 untuk menjadi garda depan dalam memerangi pandemi ini. Tentunya sebuah langkah penting berkesinambungan yang patut kita apresiasi. *Clink